Aku Mengikhlaskanmu Dengan Caraku, dan Tanpamu Aku Baik-Baik Saja - TheKepo

Breaking

TheKepo

TheKepo Magazine

Post Top Ad

Rabu, 14 Juni 2017

Aku Mengikhlaskanmu Dengan Caraku, dan Tanpamu Aku Baik-Baik Saja

https://pixabay.com
TheKepo - Pagi ini langit begitu cerah, terasa semilir angin yang menyejukkan hati. Kurentangkan kedua tangan sambil merasakan betapa indahnya pagi ini dan kurasakan tanpamu, aku baik-baik saja.

Setelah beberapa tahun bersama dan dengan segala planing yang hampir sempurna, kau tiba-tiba pergi begitu saja. Kau tinggalkan kenangan kita, kau lupakan perjuangan kita dan kau hanya menitipkan luka dengan kata "maaf". Di situ aku hanya bisa diam, mencoba berpikir ulang, mencoba sabar dan mencoba meyakini, Tuhan punya rencana yang lebih indah dari semua ini.

Banyak orang bilang bertahan untuk tidak mengungkapkan dan bertahan untuk tidak memiliki itu rasanya lebih buruk dari patah hati. Tapi aku berusaha itu tidak berlaku buatku, karena dari situ aku bisa mengambil banyak pelajaran berharga yang membuatku menjadi lebih tangguh dari biasanya.

Tidak butuh waktu lama untuk mengikhlaskanmu,. Cukup singkat mungkin, hanya beberapa bulan saja karena aku punya Tuhan yang selalu memelukku dan selalu membuatku nyaman saat aku mendekatkan diri pada-Nya. Dan itu adalah rasa yang jauh lebih indah dari rasa yang pernah aku rasakan.

Segala sesuatu di dunia ini dari Tuhan Sang Pencipta Alam dan akan kembali kepada-Nya pula. Termasuk kisah kita dulu yang Tuhan titipkan untuk mengasah kedewasaanku.

Terima kasih untukmu yang pernah menawarkan masa depan untukku, karena kau meninggalkanku:

* Aku lebih dekat dengan Tuhanku.

* Aku lebih merasakan betapa hebatnya menjadi orang yang sabar.

* Aku selalu berpikir positif mengambil hikmah, pelajaran dan pengalaman dari kisah itu.

Terima kasih untukmu yang pernah menawarkan masa depan untukku, karena kau meninggalkanku :

* Aku menjadi pribadi yang lebih baik dari diriku yang dulu.

Dan karena kau meninggalkanku, aku sekarang punya kisah yang jauh lebih indah dari kisah kita dulu.

Untuk kalian yang pernah mempunyai kisah yang sama dalam cerita ini, sayangi dirimu.

Cintai Tuhan mu, karena Ia sudah menggariskan kisah yang indah untukmu, dan itu akan diberikan di waktu yang tepat menurut-Nya, bukan menurutmu. Berdamailah dengan keadaan dan berdamailah dengan ketetapan-Nya. Maka kau akan merasakan rasa yang jauh lebih indah dari rasa yang pernah kau rasakan.

(Sumber:Evi Rintakasari)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar